Berita / Artikel

Dari Inklusivitas hingga Literasi Digital: Ragam Kegiatan MPLS Ramah Anak di SLB

Jakarta, Ditjen Dikmen Diksus – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdaamen) memperkenalkan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026  sebagai kegiatan pertama bagi murid baru yang dilakukan oleh sekolah untuk menumbuhkan dan memperkuat karakter serta profil lulusan. Di sekolah luar…

Lihat SelengkapnyaDari Inklusivitas hingga Literasi Digital: Ragam Kegiatan MPLS Ramah Anak di SLB

Gotong Royong untuk Pendidikan, Kemendikdasmen Satukan Mitra dalam Gerakan PSPB

Jakarta, 7 Juli 2026 – Di balik besarnya kepedulian masyarakat terhadap pendidikan, masih terdapat satu tantangan yang perlu dijawab, yakni berbagai bentuk bantuan dan kolaborasi yang selama ini berjalan sendiri-sendiri. Agar berbagai inisiatif tersebut dapat lebih tepat sasaran, terhubung dengan kebutuhan…

Lihat SelengkapnyaGotong Royong untuk Pendidikan, Kemendikdasmen Satukan Mitra dalam Gerakan PSPB

SLB, SMA, dan SMK di Kota Padang Hadirkan Layanan SPMB 2026 yang Akuntabel, Transparan, dan Inklusif

Padang, 5 Juli 2026 – Bagi Pepi Mulyasari, mendaftarkan putranya ke SLBN 1 Padang bukan hanya memenuhi tahapan administrasi. Di balik proses itu tersimpan harapan agar anaknya yang merupakan penyandang Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) memperoleh layanan pendidikan yang sesuai…

Lihat SelengkapnyaSLB, SMA, dan SMK di Kota Padang Hadirkan Layanan SPMB 2026 yang Akuntabel, Transparan, dan Inklusif

Mandiri Lewat Jahit Totebag, Murid Tunarungu SLB Negeri Kraksaan Kembangkan Jiwa Wirausaha

Kraksaan, Jawa Timur – SLB Negeri Kraksaan terus berupaya memperkuat kemandirian para alumni dan siswanya. Salah satu langkah nyata dilakukan melalui KUBE Jari Jelita, sebuah kelompok usaha bersama yang fokus pada pelatihan menjahit. Program ini merupakan hasil kerja sama antara…

Lihat SelengkapnyaMandiri Lewat Jahit Totebag, Murid Tunarungu SLB Negeri Kraksaan Kembangkan Jiwa Wirausaha

Transformasi Paradigma dan Strategi Afirmatif: Menembus Batas Keterbatasan Melalui Praktik Baik Pendidikan Khusus

Jakarta – Penyelenggaraan layanan Pendidikan Khusus bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) hakikatnya bukan sekadar proses transfer ilmu pengetahuan (transfer of knowledge), melainkan sebuah seni dan komitmen berkelanjutan dalam memahami keunikan individu. Setiap anak—baik penyandang disabilitas autisme, Down syndrome, tunanetra, tunarungu,…

Lihat SelengkapnyaTransformasi Paradigma dan Strategi Afirmatif: Menembus Batas Keterbatasan Melalui Praktik Baik Pendidikan Khusus