Mengenal DAUN, Program Vokasional ABK di SLB Mandiri Putra

Jakarta –  Sekolah luar biasa (SLB) masih menjadi harapan bagi orang tua sebagai tempat untuk mengekspresikan dan mengembangkan potensi anak-anak mereka. Hal inilah yang mendasari SLB Mandiri Putra, Karangayar, Jawa Tengah untuk mengembangkan program DAUN atau Dari ABK untuk Negeri. 

“Sekolah itukan agen perubahan. Jadi, kita harus menyiapkan tidak hanya bagaimana mereka bertumbuh tetapi juga bagaimana mengembangkan potensi yang ada pada mereka untuk kemandirian mereka nanti,” kata Muhammad Fajar Riyanto beberapa waktu lalu.

DAUN merupakan program vokasional yang dikembangkan di SLB Mandiri Putra. DAUN memiliki sejumlah turunan program, seperti DAUN Farm yang memfokuskan murid untuk bertumbuh dari alam dengan pembelajaran budi daya sayur, budi daya ayam, bud daya ikan, serta budi daya magot. 

“Kami juga memiliki DAUN Digital Vokasi yang mengajarkan tentang digital konten, desain digital, digital printing dan digital marketing,” kata Muhammad Fajar menambahkan. 

Program DAUN bertujuan untuk mempersiapkan bekal kemandirian murid. Melalui program ini, para murid dilatih dengan berbagai kompetensi yang membuat mereka siap untuk bekerja, melanjutkan, atau berwirausaha. 

“Kami menambahkan satu lagi, yakni berkomunitas,” ujar Muhammad Fajar.

DAUN telah menghasilkan beberapa produk. Salah satunya adalah dari DAUN Digital Vokasi yang menjadi produk unggulan sekolah. Produk yang dihasilkan antara lain seperti tote bag, kaus dengan desain yang unik, serta sejumlah produk lainnya.

“Semuanya dikerjakan oleh anak-anak disabilitas. Kami juga menjadi official merchandise saat Asean Paragame di Solo tahun 2018 lalu,” Muhammad Fajar menambahkan.

Masih menurut Muhammad Fajar, DAUN lahir tidak lepas dari keinginan sekolah untuk membuktikan kepada masyarakat bahwa anak-anak berkebutuhan khusus juga memiliki harapan untuk berdaya di masa depan.

“Ini adalah pembuktian bahwa dari keterbatasan bisa tumbuh harapan, dari proses sederhana lahir keberdayaan,” ujar Muhammad Fajar.

Sumber: vokasi.kemendikdasmen.go.id